Banyak yang bertanya: “Apakah hipnoterapi bisa digunakan untuk menangani gangguan mental?”
Jawabannya: ya, bisa,
Namun ada catatan penting yang tidak boleh diabaikan. Dalam pendekatan yang kami kembangkan di PHI, hipnoterapi mampu mengintervensi 4 dimensi utama:

Gangguan psikis dan psikosomatik, gangguan mental, pola perilaku buruk, serta keluhan nyeri. Dengan bekal pelatihan yang memadai dan etika profesi yang kuat, Seorang hipnoterapis profesional mampu menangani lebih dari 140 kasus umum, Belum termasuk klasifikasi gangguan mental berat maupun intervensi nyeri klinis.
Namun khusus untuk gangguan mental, kami di PHI memberikan jenjang pelatihan lanjutan, Yakni Jenjang 3 (Expert Class 300 jam) yang secara khusus membekali peserta untuk memahami dan menangani gangguan mental secara bertanggung jawab dan terstruktur sesuai dengan standar internasional.
Yang bisa menangani gangguan mental sedang dan berat hanyalah hipnoterapis yang telah menempuh pelatihan hipnoterapi minimal 200 jam sesuai standar yang ada. Di dalamnya, ada gangguan mental diklasifikasikan menjadi tiga tingkat: ringan, sedang, dan berat.
Gangguan mental ringan, seperti kecemasan ringan, fobia sosial dll. Masih bisa ditangani secara langsung oleh hipnoterapis profesional yang sudah terlatih. Namun jika gangguan sudah masuk kategori sedang seperti trauma berat, gangguan kecemasan menyeluruh, atau depresi fungsional,
Maka pendekatannya harus dilakukan secara kolaboratif bersama psikolog klinis. Dalam hal ini, hipnoterapis bertindak sebagai bagian dari tim intervensi, bukan sebagai satu-satunya penyedia terapi.
Adapun untuk gangguan mental berat, seperti skizofrenia, kecanduan narkotika atau alkohol, depresi berat dengan ide bunuh diri, atau gangguan kejiwaan kronis lainnya, Hipnoterapis tidak boleh melakukan intervensi tanpa rujukan dan arahan dari psikiater.
Terapi hanya boleh dilakukan apabila terdapat surat rujukan resmi dari psikiater, Dan pelaksanaannya harus berada di bawah pengawasan medis.
Ini penting, karena intervensi yang keliru pada klien dengan gangguan berat bisa berisiko besar dan memperburuk kondisi mereka. Mengapa ini begitu penting?
Karena gangguan mental berat bukanlah ranah yang bisa ditangani seorang diri. Hipnoterapi, jika tidak digunakan secara tepat, bukan hanya tidak efektif, tetapi bisa membahayakan kondisi klien.
Di sinilah seorang hipnoterapis sejati menunjukkan profesionalismenya: bukan hanya tahu kapan harus bertindak, Tapi juga tahu kapan harus menahan diri dan merujuk ke yang lebih berwenang.
Coach Risman Aris, BCH, CSHt, CI
Pakar Hipnoterapi & Generasi 2 Milton H Erickson
www.rismanaris.com | www.phiku.com