Hipnoterapi adalah metode terapi berbasis hipnosis yang bekerja berdasarkan tiga pola utama: masa lalu, masa kini, dan masa depan. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: Apakah hipnoterapis berhak melakukan diagnosa? Jawabannya adalah tidak. Kecuali jika hipnoterapis tersebut juga merupakan psikolog klinis atau psikiater.
Tiga Pola Umum dalam Hipnoterapi
1. Berbasis Masa Lalu (Psikoanalisa & Hipnoanalisis)
Hipnoterapis mencari akar masalah klien di masa lalu. Setelah akar masalah ditemukan, intervensi dilakukan menggunakan metode 5R agar klien mampu mengatasi “gangguan” yang dialaminya.
2. Berbasis Masa Kini
Pendekatan ini berfokus pada kondisi klien saat ini dan terbagi menjadi tiga metode utama:
- Empowerment & Resource Activation: Hipnoterapis membantu klien menemukan dan mengoptimalkan sumber daya internalnya untuk mengatasi “gangguan”.
- Terapi Berbasis Latihan (Role Play, Gestalt, dll.): Klien dilatih untuk mengubah pola pikir irasional menjadi rasional melalui berbagai teknik terapeutik.
- Mesmeric Approach: Hipnoterapis menyeimbangkan energi klien, karena dalam mazhab ini diyakini bahwa “gangguan” muncul akibat ketidakseimbangan energi.
3. Berbasis Masa Depan
Hipnoterapis membawa klien ke masa depan untuk menghancurkan kepercayaan negatif yang dianggap mustahil diatasi. Dengan demikian, klien mendapatkan motivasi yang cukup untuk mengatasi “gangguannya” secara lebih efektif.
Hipnoterapi Bekerja Berdasarkan Keluhan Klien (Complaint-Based Approach)
Hipnoterapis bekerja berdasarkan keluhan yang disampaikan oleh klien. Misalnya, jika seorang klien mengalami kecemasan berlebihan terhadap kematian, maka hipnoterapis akan menggunakan kombinasi pendekatan berbasis masa lalu, masa kini, dan masa depan untuk membantu klien mengatasi kecemasannya.
Namun, hipnoterapis tidak melakukan diagnosa karena pelatihan hipnoterapi, baik 100, 200, 500, 750, hingga 1000 jam, tidak membekali ilmu diagnostik medis atau psikologis.
Bagaimana dengan Asesmen Hipnoterapi?
Banyak yang bertanya tentang Asesmen Hipnoterapi yang tersedia di PHI, seperti yang bisa ditemukan di Klik disini
Asesmen ini bukan untuk melakukan diagnosa, tetapi merupakan penemuan mutakhir abad ke-21 yang membantu hipnoterapis agar praktiknya lebih efektif, efisien, dan cepat. Di dunia internasional, melakukan diagnosa tanpa sertifikasi psikologi atau psikiatri adalah malpraktik yang sangat berbahaya.
Pelatihan Hipnoterapi dan Ilmu Neuroscience
Dalam pelatihan hipnoterapi tingkat lanjut (200-300 jam ke atas), peserta belajar tentang berbagai gangguan psikis, mental, dan perilaku buruk, termasuk teknik pengelolaan nyeri. Namun, pembelajaran ini tidak mencakup diagnosa medis atau psikologis.
Di PHI Mastery Class 200 jam, peserta juga diperkenalkan dengan ilmu Neuroscience dalam hipnoterapi, namun tetap tidak diajarkan bagaimana cara melakukan diagnosa.
Coach Risman Aris: Pakar Hipnoterapi di Indonesia Tengah dan Timur
Jika Anda ingin belajar hipnoterapi dengan standar internasional yang tetap mengedepankan etika profesional, Anda dapat bergabung dengan Coach Risman Aris, satu-satunya pakar hipnoterapi di Indonesia Tengah dan Timur.

Kesimpulan
Hipnoterapis tidak melakukan diagnosa kecuali hipnoterapisnya juga sebagai psikolog klinis atau psikiater. Namun, hipnoterapi tetap menjadi terapi berbasis keluhan yang efektif dalam membantu klien mengatasi berbagai permasalahan psikis dan emosional. Jika Anda ingin belajar hipnoterapi yang profesional, PHI dan Coach Risman Aris adalah tempat yang tepat untuk mendapatkan pembelajaran yang berbasis ilmu dan etika.