Generalisasi vs Detail/Spesifik dalam Sugesti.

Sebuah Konsep Sederhana Namun Powerfull dalam Conventional Hypnosis. Ada hal yang sederhana dan menarik untuk dibahas dalam ranah Conventional Hypnosis, Yaitu tentang Generalisasi vs Detail/Spesifik.

Salah satu hukum pikiran bawah sadar (PBS) yang sangat penting untuk dipahami adalah:

“PBS hanya bekerja maksimal jika informasi yang ia terima detail atau spesifik.”

Mari kita ambil contoh langsung. Kira-kira, sugesti mana yang akan lebih mudah diterima dan dijalankan oleh PBS seorang klien yang memiliki masalah kurang percaya diri berbicara di depan umum?

A. Generalisasi:

“Anda menjadi luar biasa, semangat dan percaya diri. Pokoknya ketika Anda buka mata nanti Anda menjadi percaya diri.”

B. Detail/Spesifik:

“Ketika Anda membuka mata nanti:

  1. Anda mulai mempersiapkan diri dan bahan presentasi Anda sebaik mungkin. Semakin baik persiapan Anda, semakin berani Anda berbicara di depan umum.
  2. Saat presentasi, tubuh Anda tegap, Anda menatap dahi, mata, atau rambut audiens Anda.
  3. Sebelum presentasi, Anda memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul dan mempelajarinya. Karena ketika Anda memahami tiap pertanyaan, Anda memiliki jawabannya, dan semakin percaya diri.”

Jawabannya?

Dua-duanya diterima oleh PBS. Tetapi poin B lebih mudah dieksekusi.

PBS kita, saat mengalami masalah, cenderung mengalami distraksi, generalisasi, distorsi, hingga deletion.
Akibatnya?

Solusi menjadi kabur atau bahkan tidak muncul sama sekali. Dengan memberikan informasi atau sugesti yang lebih detail,

Kita mempermudah PBS dalam mengeksekusi solusi tersebut. Alih-alih hanya memotivasi PBS agar percaya diri, lebih baik kita memberi tahu seperti apa percaya diri itu secara spesifik. Dalam kenyataannya, kita lebih mudah mengeksekusi sebuah solusi jika kita diarahkan oleh mentor kita… …ketimbang hanya disemangati, lalu disuruh mencari tahu sendiri soal masalah dan solusinya.

Contoh:

Mentor A: “Kamu pasti bisa mengurus izin praktik, semangat ya!”

Mentor B: “Langkah pertama, kamu datang ke Dinkes. Lalu isi formulir ini, kemudian fotokopi dokumen ini. Setelah itu, bawa ke kantor bagian perizinan. Tunggu sekitar 3-5 hari kerja, lalu ambil kembali suratnya.”

Kedua mentor itu sama-sama baik. Tetapi, sugesti dari Mentor B lebih mudah untuk dieksekusi. Karena apa?

Karena SPESIFIK. Semakin spesifik dan detail sugesti yang diberikan,

Semakin mudah PBS klien menjalankan program atau instruksi yang kita berikan. Dan inilah ilmu dasar dalam basic hypnosis, sederhana, tapi luar biasa powerfull.

Berbeda dengan pendekatan Ericksonian Hypnosis (EH),
yang justru menyukai sugesti yang general, ambigu, penuh metafora, dan dikemas dalam bentuk storytelling.

Tujuannya? Agar solusi muncul dari dalam diri klien itu sendiri. Dua pendekatan ini, Conventional dan Ericksonian Hypnosis, Keduanya efektif, asalkan digunakan dengan tepat dan berbasis data.

Dalam Dunia Pemasaran

Konsep ini pun sering digunakan dalam dunia pemasaran dan komunikasi.

Alih-alih mengatakan:

“Mobil ini keren dan elegan.”

Sebaiknya katakan:

“Mobil ini keren karena desain lampunya menyipit seperti mata elang, membuat tampilan Anda terlihat berwibawa. Interiornya berlapis kulit dengan nuansa kayu gelap, membuat setiap duduk di dalamnya terasa seperti masuk ruang VIP pribadi.”

Atau:

Dibandingkan merek X, mobil ini jauh lebih senyap saat dikendarai, konsumsi BBM-nya 1:16, dan fitur keamanannya dilengkapi 8 airbags.”

Semakin spesifik dan detail sebuah sugesti,

Semakin mudah diterima oleh PBS seseorang, dan tidak hanya diterima, lebih mudah untuk dijalankan! Jadi, ketika kita ingin menyarankan sesuatu kepada klien, karyawan, anak, pasangan, bahkan diri kita sendiri…

Berikan arah, bukan hanya semangat. Berikan langkah, bukan hanya harapan. Karena PBS lebih suka sesuatu yang jelas, konkret, dan bisa langsung dikerjakan.

Coach Risman Aris, BCH, CSHt®, CI
Pakar Hipnoterapi & Generasi Kedua Milton H. Erickson
www.rismanaris.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top