Pelatihan Hypnotic Communication Therapeutic berbasis Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk Tenaga Kesehatan & Medis adalah sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi tenaga kesehatan dan medis dengan pasien, memahami kebutuhan psikologis mereka, dan memanfaatkan teknik hipnotis dalam konteks perawatan kesehatan. Berikut adalah deskripsi Pelatihan Hypnotic Communication berbasis Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk Tenaga Kesehatan & Medis:
Deskripsi Umum
Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan keterampilan komunikasi tenaga kesehatan dan medis dengan menggunakan pendekatan hipnotis yang didasarkan pada prinsip-prinsip Neuro-Linguistic Programming (NLP). Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan alat kepada peserta untuk berkomunikasi dengan lebih efektif, memahami kebutuhan pasien secara lebih mendalam, dan meningkatkan interaksi yang lebih berarti dan positif dalam lingkungan perawatan kesehatan.
Manfaat Pelatihan
Peningkatan Keterampilan Komunikasi: Peserta akan belajar teknik komunikasi NLP yang membantu mereka berkomunikasi secara lebih efektif dengan pasien, termasuk memahami bahasa tubuh, kata-kata, dan ekspresi wajah untuk mencapai komunikasi yang lebih kuat.
Pemahaman yang Lebih Mendalam terhadap Kebutuhan Psikologis Pasien: Melalui konsep NLP, peserta akan dapat memahami kebutuhan psikologis pasien dengan lebih baik, memungkinkan mereka memberikan perawatan yang lebih holistik dan terfokus.
Penerapan Teknik Hipnotis yang Etis: Pelatihan ini akan mengajarkan teknik hipnotis yang etis yang dapat digunakan dalam konteks kesehatan untuk membantu pasien dalam mengatasi kecemasan, stres, atau masalah lain yang mempengaruhi kesehatan mereka.
Peningkatan Hubungan Terapeutik: Peserta akan belajar bagaimana menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan pasien, membangun kepercayaan, dan memfasilitasi dialog yang terbuka dan jujur.
Memahami Peta Mental dan Pola Pikiran / Map Profiling, berguna untuk penempatan dan memotivasi, mempengaruhi / Meta Programs: towards-away, sameness-difference, Internal-external, procedures-options, general-specific.
Berbagai Teknik Terapi Cepat dan Pemberdayaan Diri / Various Techniques: Six Steps of Reframing, Fast Phobia Cure, Belief Change, Swish Patterns, Circle of Excellence, Perceptual Positions, Timeline.
Dan lainnya
Materi disesuaikan dengan permintaan instansi Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan dan Instansi kesehatan lainnya
Metode Pelatihan
Pelatihan ini terdiri dari bagian teori, demonstrasi, latihan praktis, studi kasus, dan peran untuk memperkuat pemahaman dan penerapan keterampilan yang diajarkan.
Hasil yang Diharapkan
Peserta diharapkan dapat mengaplikasikan teknik komunikasi dan hipnotis yang mereka pelajari dalam praktik sehari-hari mereka di lingkungan kesehatan. Dengan keterampilan ini, mereka akan dapat meningkatkan komunikasi, pemahaman pasien, serta memberikan perawatan yang lebih holistik dan terfokus.
Pelatihan Hypnotic Communication berbasis Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk Tenaga Kesehatan & Medis adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan perawatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan kepada pasien.
Target Peserta
Instansi Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, dan lainnya.
Durasi & Jumlah Peserta
Pelatihan dengan durasi 4, 8, dan 16 Jam
Minimal 15-30 Peserta
Fasilitas Peserta
Sertifikat CH (Certified Hypnotist) dari The Indonesian Board of Hypnotherapy (Asosiasi Terbesar di Asean) dalam format Short Training. (dikecualikan )
Big Certificate “Kepesertaan” dari The Professional Hypnotherapy Indonesia (www.phiku.com)
Modul Pelatihan (biaya ditanggung dan diperbanyak oleh pihak penyelenggara, sesuai jumlah peserta)
100 Skrip Afirmasi (biaya ditanggung dan diperbanyak oleh pihak penyelenggara sesuai jumlah peserta)
Instruktur Hipnoterapis
Coach Risman Aris, CSHt, CCHt, CI
Beliau adalah seorang Pakar Hipnoterapi dan memulai karir sejak 2011. Beliau adalah salah satu hipnoterapis terbaik di Indonesia, karena Ia telah mengikuti pelatihan hipnoterapi dengan 1.500 jam lebih pelatihan dalam ataupun luar negeri. Hypnotherapy & Instructor From The Indonesian Board of Hypnotherapy, Ericksonian Cooperative Hypnotherapy, from Asep Haerul Gani, Psikolog, Consulting Hypnotist from National Guild of Hypnotist USA, International Association Conselor & Therapist USA, International Medical & Dental Hypnotherapy Association USA, International Hypnotist Association USA, International Alliance of Profesional Hypnotist USA, Hypnotherapist Member of American Society of Clinical Hypnotherapy dan Hypnotherapist Member International Society of Hypnosis.
Info tentang Coach Risman Aris, dapat mengklik tautan dibawah ini.
Contoh Salah Satu Pola Bahasa Hipnotic Milton Model
Di bawah ini, saya akan memberikan beberapa contoh pola bahasa hipnotic yang dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan atau medis pada pasien, serta dampaknya pada pasien:
Pertanyaan Terbuka: Tenaga kesehatan dapat menggunakan pertanyaan terbuka yang merangsang pemikiran kreatif dan refleksi pasien. Contoh: “Apa yang ingin Anda raih dalam proses penyembuhan Anda?”
Dampak: Pertanyaan terbuka seperti ini memberi pasien kesempatan untuk merenungkan tujuan mereka sendiri, yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan pasien dalam perawatan mereka.
Kalimat Sederhana yang Mendorong Refleksi: Tenaga kesehatan bisa menggunakan kalimat sederhana yang merangsang refleksi tanpa memberikan saran langsung. Contoh: “Pikirkan tentang saat-saat di masa lalu ketika Anda merasa sehat dan kuat.”
Dampak: Hal ini membantu pasien mengalihkan fokus ke pengalaman positif, memungkinkan mereka merenungkan sumber daya internal mereka, dan mengurangi kecemasan.
Kalimat Umum dan Ambigu: Menggunakan kalimat yang memiliki arti ganda atau ambiguitas, seperti “Anda mungkin menemukan bahwa perasaan lebih baik bisa hadir segera atau mungkin dalam waktu beberapa hari.”
Dampak: Kalimat ambiguitas mengizinkan pasien untuk menginterpretasikan pesan sesuai dengan pemahaman dan kebutuhan mereka sendiri, menciptakan kelonggaran dalam berpikir.
Penggunaan Metafora: Tenaga kesehatan dapat menggunakan metafora atau cerita untuk menyampaikan pesan. Contoh: “Seperti air yang mengalir, kita dapat bergerak melalui perubahan dengan kelenturan dan kekuatan.”
Dampak: Metafora memungkinkan pasien untuk mengidentifikasi diri dalam cerita dan menggali makna yang mendalam, yang dapat memberikan wawasan positif dan perspektif yang lebih kuat.
Pernyataan Positif Tidak Langsung: Menggunakan pernyataan positif yang tidak langsung untuk merangsang pemikiran positif tanpa menggiring pasien. Contoh: “Setiap hari, Anda mungkin merasa semakin kuat.”
Dampak: Pernyataan seperti ini mengirimkan pesan positif secara tidak langsung ke pikiran bawah sadar pasien, yang dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harapan.
Dampak Hypnotic Pattern
Dampak dari penggunaan pola bahasa hipnotik Erickson dalam Milton Model pada pasien dapat bervariasi tergantung pada situasi dan individu. Namun, secara umum, penggunaan pola bahasa ini dapat:
Meningkatkan motivasi pasien untuk berpartisipasi aktif dalam perawatan mereka.
Membantu pasien mengubah pola pikir negatif menjadi positif.
Meningkatkan keterlibatan pasien dalam proses penyembuhan mereka.
Memfasilitasi perubahan perilaku positif dan peningkatan kesejahteraan.
Meningkatkan pemahaman pasien tentang permasalahan kesehatan mereka dan opsi perawatan yang tersedia.
Penting untuk dicatat bahwa penggunaan pola bahasa hipnotik harus dilakukan dengan etika dan penuh pertimbangan, serta dengan izin dan pemahaman pasien. Pola bahasa ini digunakan untuk membantu, mendukung, dan memotivasi pasien dalam konteks perawatan kesehatan.
Dan masih banyak lagi.
Outline Materi
Hypnosis: Principles of Hypnotherapy, Cautions of Hypnosis, dan History of Hypnosis
Mengetahui modalitas dominan diri dan orang lain, Meningkatkan kepekaan indera: Sub-Modality: Sensory Acuity, Re-Map, Map Across, Sub-modality Driver.
Memahami Peta Mental dan Pola Pikiran / Map Profiling, berguna untuk penempatan dan memotivasi, mempengaruhi / Meta Programs: towards-away, sameness-difference, Internal-external, procedures-options, general-specific.
Berbagai Teknik Terapi Cepat dan Pemberdayaan Diri / Various Techniques: Six Steps of Reframing, Fast Phobia Cure, Belief Change, Swish Patterns, Circle of Excellence, Perceptual Positions, Timeline.